Monday, February 20, 2017

Cakupan-Cakupan Dalam Beribadah

Sahabat Islamatika Kali ini saya akan membahas artikel mengenai cakupan-cakupan ibadah,apa saja cakupan tersebut,langsung saja.Menurut Syaik Islam Ibnu Taimiyah Rohimahullah berkata: Ibadah merupakan sebuah istilah yang mencakup segala sesuatu yang di cintai dan di ridhoi Allah, berupa ucapan dan perbuatan yang batin maupun lahir.ini artinya Sholat, zakat, puasa dan haji, jujur dalam berbicara, menunaikan amanat, berbakti kepada kedua orang tua, menyambung tali kekerabatan, menepati janji, memerintahkan yang ma'ruf, melarang yang mungkar, berjihad memerangi orang kafir dan munafik, berbuat baik kepada tetangga, anak yatim, orang miskin, ibnu sabil, maupun dari kepemilikan dari kalangan manusia (budak) atau binatang piaraan, berdoa, berdzikir, membaca Al-Qur'an dan lain sebagainya itu semua adalah ibadah.Demikian juga kecintaan kepada Allah dan RasulNya, rasa takut kepada Allah, inabah kepadaNya, Mengikhlaskan agama untukNya, bersabar menghadapi ketetapanNya, mensyukuri nikmatNya, Ridho dengan TakdirNya, bertawakal kepadaNya, mengharapkan rahmatNya, takut kepada azabNya, dan semisalnya itu semua juga termasuk ibadah kepada Allah.







Syaikh Al-Utsaimin rahimahullah berkata: ibadah mencakup melakukan segala hal yang di perintahkan kepada Allah dan meninggalkan segala hal yang di larang oleh Allah. Sebab jika seseorang tidak memiliki sifat seperti itu berarti dia bukan seorang hamba. seandainya seseorang tidak mau melakukan hal yang di perintahkan orang itu bukan hamba yang sejati, seandainya seseorang tidak meninggalkan apa yang di larang seorang itu bukan hamba yang sejati. seorang hamba yang sejati adalah hamba yang bisa menyesuaikan dirinya  dengan apa yang di kehendaki oleh Allah secara syari'ah.

Syaikh Abdul Aziz ar-Rajihi hafizhahullah menerangkan dengan ungkapan lain dapat dikatakan bahwa ibadah adalah melaksanakan perintah-perintah Allah dan menjahui segala larangan-laranganNya.. Tercakup didalam menunaikan kewajiban-kewajiban dan menjauhkan diri dari berbagai hal yang di haramkan. melkukan hal-hal yang wajib dan meninggalkan hal-hal yang di haramkan yaitu dengan melaksanakan kewajiban-kewajiban yang telah Allah wajibkan baik berupa ucapan maupun perbuatan yang bersifat batin maupun lahir. meninggalkan hal-hal yang di haramkan baik berupa ucapan ataupun perbuatan yang batin maupun lahir.

Demikianlah cakupan-cakupan ibadah menurut beberapa sayaikh yang menerangkan dan mejelaskan tentang apa itu ibadah secara jelas dan rinci,sehingga kita bisa memperoleh ilmu dan wawasan serta dapat menerapkannya dalam kehidupan kita sehingga kualitas dan kuantitas ibadah kita menjadi lebih baik laik,semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua.

Baca juga artikel lainya tentang:

Hakikat Ibadah dan Pilar-Pilarnya

Saya Adalah Hamba Allah yang senantiasa berlindung kepada Allah menjahui segala laranganya dan menjalankan segala perintahnya.


EmoticonEmoticon