Saturday, February 11, 2017

Hadits tentang Khasiat Bekam

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdurrahim telah mengabarkan kepada kami Suraij bin Yunus Abu Al Harits telah menceritakan kepada kami Marwan bin Suja' dari Salim Al Afthas dari Sa'id bin Jubair dari Ibnu Abbas dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Terapi pengobatan itu ada tiga cara, yaitu; berbekam, minum madu dan kay (menempelkan besi panas pada daerah yang terluka), sedangkan aku melarang ummatku berobat dengan kay." (HR.Bukhori no 5249)

حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحِيمِ أَخْبَرَنَا سُرَيْجُ بْنُ يُونُسَ أَبُو الْحَارِثِ حَدَّثَنَا مَرْوَانُ بْنُ شُجَاعٍ عَنْ سَالِمٍ الْأَفْطَسِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الشِّفَاءُ فِي ثَلَاثَةٍ فِي شَرْطَةِ مِحْجَمٍ أَوْ شَرْبَةِ عَسَلٍ أَوْ كَيَّةٍ بِنَارٍ وَأَنَا أَنْهَى أُمَّتِي عَنْ الْكَيِّ                                                                                               
                                                       





Bekam yaitu pengobatan dengan cara mengeluarkan darah yang pengobatannya akan sangat manjur jika dilakukan saat darah bergejolak. Adapun madu dapat menetralisir racun-racun tubuh (toksin). Sedangkan kay adalah jenis pengobatan dengan menggunakan besi panas sebagai pilihan terakhir teknik pengobatan ketika tidak ada pilihan lain. Oleh karena itu, Nabi menyebutkan pengobatan ini tapi kemudian melarangnya. Beliau tidak menyukainya karena menimbulkan rasa yang sangat sakit dan beresiko tinggi. Namun Nabi pernah menggunakannya untuk mengobati Sa’ad dan selainnya. Begitu juga sejumlah sahabat telah melakukannya. Nabi tidak bermaksud membatasi pengobatan pada tiga hal tersebut, karena kesembuhan bisa saja melalui selain ketiganya. Hanya saja Nabi hendak menyebutkan pokok penyembuhan, sebab penyakit imtila’iyyah (kelebihan) bisa berupa darah, cairan empedu, lendir dan melancholia yang cara penyembuhannya adalah dengan mengeluarkan darah. Nabi khusus menyebutkan bekam karena ia sangat banyak digunakan bangsa Arab dan mereka terbiasa dengannya. 
Dokter Amir Muhammad Sholih (Dosen Tamu di Universitas Chichago, peraih penghargaan di Amerika di bidang pengobatan natural dan anggota organisasi pengobatan alternative di Amerika) mengatakan kepada orang-orang yang mengkritik pengobatan bekam: “Baca dan telitilah kami bukan saja mengandalkan Sunnah tapi pengobatan ini bisa dibuktikan dengan secara ilmiah murni. Orang barat sekarang memburunya dan mengerti betapa tinggi nilai pengobatan ini lantas mengapa mesti diragukan”. Kemudian beliau menyebutkan beberapa situs internet yang mencantumkan alamat klinik yang di Amerika yang menggunakan pengobatan bekam. Beliau mengatakan bahwa pengobatan dengan bekam telah dipelajari dalam kurikulum kedokteran di Amerika. Beliau juga mengatakan orang yang melakukan pengobatan dengan bekam bisa menggunakan peta titik saraf di tubuh yang biasa digunakan oleh pengobatan tusuk jarum untuk mengobati penyakit yang sama. Tapi dalam tusuk jarum yang dihasilkan hanyalah rangsangan terhadap saraf-saraf sedangkan dalam bekam dihasilkan rangsangan pada titik saraf dan terjadi  pergerakan pada aliran darah sekaligus rangsangan terhadap organ kekebalan tubuh.
Dr. Ahmad Abdus Sami’ Kepala Devisi Hepatologi di Rumah Sakit Angkatan Udara Mesir mengatakan “Unsur besi yang terdapat di dalam tubuh manusia dalam kondisi yang berbeda-beda. Ada yang merupakan unsur panas yang bisa menyebabkan terhambatnya aktivitas sel-sel sehingga mengurangi imunitas terhadap virus. Karena itu ditemukan kasus bahwa para pasien yang di dalam darah mereka ditemukan kadar besi yang tinggi, reaksi mereka terhadap pengobatan lebih lambat dibandingkan orang lain. Kemudian riset membuktikan bahwa pembuangan sebagian darah dari pasien tersebut secara berulang-ulang dapat membantu pemulihan kadar penolakannya terhadap pengobatan, sedangkan bekam merupakan salah satu metode untuk mengeluarkan dan membersihkan darah”.
Berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh dokter ahli farmasi di Damaskus, bekam berhasil menyembuhkan beberapa penyakit yang sulit diobati dengan pengobatan ilmu modern, seperti kencing manis, kanker jaringan bawah kulit, kanker darah dan lain-lain. Dalam kasus obesitas, bekam juga dapat mengobati penderita obesitas, hal ini dikarenakan bekam dapat dilakukan pada titik-titik yang mempengaruhi rasa kenyang seseorang. Ketika bekam dilakukan pada titik tersebut maka orang akan merasa cepat kenyang.
Baca Juga Artikel Tentang:
Makalah Tentang Sejarah Studi Islam 


Sumber : Ringkasan Makalah Kelompok Hadis Kealaman IAT’14 UINSUKA

Saya Adalah Hamba Allah yang senantiasa berlindung kepada Allah menjahui segala laranganya dan menjalankan segala perintahnya.


EmoticonEmoticon