Sunday, February 19, 2017

Hakikat Ibadah dan Pilar-Pilarnya

Sahabat Islamatika kembali lagi pada blog yang membahas dan mengkaji tentang ilmu islam,pada kesempatan kali ini saya akan membuat artikel tentang hakikat ibadah dan pilar-pilarnya,tentu saja di dalam islam ibadah terbagi menjadi dua yaitu ibadah mahdoh dan ibadah ghoiru mahdoh, mungkin disini saya tidak akan menjelaskan apa itu ibadah mahdoh dan ghoiru mahdoh,tetapi saya akan membahas tentang hakitan yang terkandung di dalam ibadah tersebut serta apa saja pilar-pilar yang menjadi podaman supaya kita dalam setiap menjalan ibadah baik mahdoh ataupun ghoiru mahdoh bisa mejalankan sesuai syariah dan di terima amalan kita,oke mungkin sekian pembukaan dari saya,langsung saja pada inti artikel kali ini.
Allah ta'ala berfirman yang artinya"tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku" QS.Adz-Dzariyah:56. Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah berkata Dia (Allah) tidaklah membutuhkan ibadahmu. seandainya kamu kafir maka kerajaan Allah tidak akan berkurang  bahkan kamulah yang membutuhkan diriNya kamulah yang memerlukan ibadah itu. Salah satu bentuk kasih sayang Allah adalah dengan memerintahkanpu untuk selalu beribadah kepadaNya demi kemaslahatan dirimu sendiri. jika kamu beribadah kepadaNya maka Allah subhanahuwataala akan memuliakanmu  dengan balasan dan pahala. Ibadah menjadi sebab Allah untuk memuliakan kedudukanmu di dunia dan akhirat,jadi siapakah yang memetik manfaat dari ibadah? yang memetik manfaat dari ibadah adalah hamba. adapun Allah azza wa jalla Dia tidak membutuhkan makhlukNya.


Syaikh zaid bin Hadi al-madkhali hafizhahullah berkata patut di mengerti sesungguhnya tidak ada seorangpun yang meninggalkan ibadah kepada Allah melainkan dia memiliki kecondongan beribadah kepada selain Allah . mungkin orang itu tidak tampak memuja patung atau berhala tidak tampak memuja matahari dan bulan akan tetapi sebenarnya dia sedang menyembah hawa nafsu yang menjajah hatinya sehingga memalingkan dirinya dari beribadah kepada Allah.

Imam ibnu Katsir rahimahullah berkata menurut pengertian syariat ibadah itu adalah suatu ungkapan yang memadukan antara kesempurnaan rasa cinta ketundukan dan rasa takut dan keagungan. Syaaikh Muhammad bin Abdul wahab rahimahullah berkata ibadah adalah kecintaan dan tundukan secara total disertai kesempurnaan rasa takut dan perendahan diri. Syaikh Muhammad bin Shalih al-utsaimin rahimahullah memberikan sebuah definisi yang cukup bagus bahwa ibadah merupakan perendahan diri kepada Allah yang dilandasi rasa cinta dan pengagungan dengan cara melaksanakan perintah-perintahNya dan menjahui segala larangan-laranganNya  yang di tuntunkan dalam syariatNya.

Demikian mungkin penjelasan tentang hakikat ibadah dan pilar-pilarnya,dan baca artikel lainya di blog ini supaya menambah ilmu dan wawasan kita,karena berbagi itu indah.baca juga artikel lainnya yaitu tentang Anjuran Silaturahmi dalam Islam.

Saya Adalah Hamba Allah yang senantiasa berlindung kepada Allah menjahui segala laranganya dan menjalankan segala perintahnya.


EmoticonEmoticon