Thursday, February 23, 2017

Keajaiban Al-Qur'an Angin Yang Mengawinkan

Sahabat ISLAMATIKA Pada Kesempatan kali ini saya akan membahas tentang angin yang mengawinkan. Ini merupakan salah satu keajaiban Al-Qur'an dari sekian banyak kejadian alam di muka bumi ini.Apa sih angin yang mengawinkan itu? tentu saja kita berpikir bahwa itu adalah sebuah kejadian alam yang selalu terjadi dan sudah di atur oleh Allah dan sudah ada di dalam Al-Qur'an keterangannya.Di sini yang di maksud angin yang mengawinkan adalah tahap-tahap dalam pembentukan gelombang air. Gelombang air terbentuk ketika angin meniup permukaan air, akibat pengaruh angin ini, partikel-partikel air bergerak melingkar, pergerakan ini kemudian mendorong terbentuknya gelombang air yang silih berganti dan butiran-butiran air kemudian terbentuk oleh gelombang ini yang kemudian tersebar dan beterbangan di udara.

Dalam sebuah ayat Al-Qur'an di sebutkan sifat-sifat angin yang mengawinkan dan terbentuknya hujan karenanya.Allah berfirman dalam Al-Qur'an yang artinya:"Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan tumbuh-tumbuhan  dan Kami turunkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan air itu dan sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya".QS.Al-Hijr:22.

Dalam ayat ini di tekankan bahwa fase pertama dalam pembentukan hujan adalah angin. Hingga awal abad ke-20, satu-satunya hubungan antara angin dan hujan yang di ketahui hanyalah bahwa angin yang menggerakan awan. Namun penemuan ilmu meteorologi modern telah menunjukan peran mengawinkan dari angin dalam pembentukan hujan.

 Baca Artikel Lainnya Tentang:
                                  Keajaiban Al-Qur'an Lapisan-Lapisan Atmosfer
Fungsi Mengawinkan dari angin ini terjadi sebagaimana berikut: Di atas permukaan laut dan samudera gelembung udara yang tidak terhitung jumlahnya terbentuk akibat pembentukan buih. Pada saat gelembung-gelembung ini pecah ribuan partikel kecil dengan diameter seperseratus milimeter, terlempar ke udara, partikel-partikel ini yang di kenal sebagai aerosol, bercampur dengan debu daratan yang terbawa oleh angin yang selanjutnya terbawa ke atas lapisan atmosfer. Partikel-partikel ini di bawa naik lebih tinggi ke atas oleh angin dan bertemu dengan uap air disana. Uap air mengembun di sekitar partikel-partikel ini dan berubah menjadi butiran-butiran air. Butiran-butiran air ini mula-mula berkumpul dan membentuk awan dan kemudian jatuh ke bumi dalam bentuk hujan.

Sebagaimana terlihat angin mengawinkan uap air yang melayang di udara dengan partikel-partikel yang di bawanya dari laut dan akhirnya membantu pembentukan awan hujan. Apabila angin tidak memiliki sifat ini butiran-butiran air di atmosfer bagian atas tidak akan pernah terbentuk dan hujanpun tidak akan pernah terjadi. Hal terpenting di sini adalah bahwa peran utama dari angin dalam pembentukan hujan telah di nyatakan  berabad-abad yang lalu dalam sebuah ayat di dalam Al-Qur'an pada saat itu orang hanya mengetahui sedikit saja tentang fenomena alam ini.

Demikian pembahasan singkat tentang angin yang mengawinkan, mudah-mudahan kita sebagai hamba Allah selalu senantiasa mengingat kebesaraNya, sehingga kita selalu bisa untuk meningkatkan iman dan ketaqwaan kita kepada Allah. dengan melihat dan mempelajari apa yang telah terjadi di sekitar kita, dengan kekuasaanNya kita di beri tau bahwa kita harus selalu bersyukur atas rahmat dan karuniaNya sehingga kita bisa menikmati anugrah yang telah di berikan. mungkin itu dulu penjelasan singkat pada kali ini. kurang lebihnya saya mohon maaf,terimakasih. 

Saya Adalah Hamba Allah yang senantiasa berlindung kepada Allah menjahui segala laranganya dan menjalankan segala perintahnya.


EmoticonEmoticon