Monday, February 20, 2017

Kelahiran Akibat Hubungan Kelamin Secara Syubhat

Sahabat Islamatika Kali ini saya akan membahas tentang Hubungan dalam Kewarisan yaitu : hubungan yang terjadi karena adanya kelahiran akibat hubungan kelamin secara syubhat. Kelahiran seorang bayi dari rahim seorang ibu dapat di sebabkan oleh beberapa kemungkinan. Yang pertama adalah di sebabkan oleh hubungan kelamin antara laki-laki dan perempuan yang terikat dalam akad nikah yang sah. Sebagaimana di sebutkan di atas anak yang lahir itu mempunyai hubungan kekerabatan dengan laki-laki yang menikahi ibunya itu.Selanjutnya berlaku hubungan kewarisan di antara keduanya. yang kedua adalah di sebabkan oleh hubungan kelamin antara laki-laki dan perempuan yang tidak terikat dalam akad nikah yang sah. perbuatan hubungan kelamin dalam bentik ini dapat di pisahkan menjadi dua hal yaitu:

  1. Si pelaku di nyatakan berdosa dan diancam dengan sanksi had ( yaitu pukul 100 kali bagi yang belum kawin sebelumnya atau rajam bagi yang telah kawin). Perbuatan tersebut di namai zina.Hubungan kelamin seperti itu di sebut zina bila pelakunya berbuat secara sengaja dan melawan hukum.
  2. Si pelaku perbuatan itu tidak di hukum berdosa dan tidak di kenai sanksi had, yaitu bila perbuatan itu di lakukan atas suatu kesalahan.Hubungan kelamin seperti ini di namakan hubungan kelamin secara syubhat.(secara bahasa syubhat berarti kesamaran atau ketidakpastian. Dalam istilah fiqh di sebut suatu yang di ragukan keadaanya). 
Ada dua macam syubhat yaitu syubhat perbuatan seperti hubungan kelamin yang terjadi antara laki-laki  dan perempuan yang masing-masing menyakini bahwa pasangan yang di gaulinya itu adalah pasanganya yang sah, dan ternyata di kemudian hari sebaliknya.atay yang kedua syubhat hukum seperti seseorang melakukan hubungan kelamin dalam akad nikah yang sah kemudain dalam kenyataanya pernikahan tersebut tidak sah  umpamannya keduanya adalah dua orang yang bersaudara.

Baca juga Artikel Tentang:
                     Ibadah Harus Dilandasi Dengan Ilmu

Dilihat dari hasil perbuatan dalam hubungan kelamin  bentuk dari dua macam tersebut yang ada di atas jelas bahwa yang demikian adalah suatu kejahatan. tetapi dari segi pelaku pada saat melakukan perbuatan itu ia berada di luar kesadaran. Oleh karena itu ia tidak berdosa atas perbuatanya tersebut.

Anak yang lahir akibat dari hubungan kelamin di luar akad nikah yang sah dan tidak mengandung unsur syubhat seperti di sebutkan di atas,disebut anak zina. perbuatan zina tidak menetapkan hubungan kekerabatan antara anak dan laki-laki yang membuahi ibunya. Untuk selanjutnya tidak ada hubungan kewarisan di antara keduanya.Hubungan kerabat anak yang lahir akibat zina hanyalah dengan ibunya dan dengan orang-orang yang berhubungan kerabat dengan ibunya itu. dalam hukum islam tidak ada cara apapun untuk dapat menyebabkan sahnya anak tersebut mendapatkan warisan dari laki-laki yang membuahi ibunya, meskipun hukum islam memperbolehkan untuk mengawini perempuan yang hamil karena zina.

Kelahiran yang di sebabkan oleh hubungan kelamin karena syubhat, baik syubhat hukum maupun syubhat perbuatan menyebabkan hubungan kekerabatan antara laki-laki yang membuahinya secara syubhat tersebut dan untuk selanjutnya berlaku pula hubungan kewarisan di antara keduanya.

Saya Adalah Hamba Allah yang senantiasa berlindung kepada Allah menjahui segala laranganya dan menjalankan segala perintahnya.


EmoticonEmoticon