Monday, February 20, 2017

Keutamaan dan Hijab Dalam Kewarisan Islam

Sahabat Islamatika   pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang keutamaan dan Hijab dalam Kewarisan Islam.Hukum kewarisan islam mengakui adanya prinsip keutamaan dalam kewarisan yang berarti lebih berhaknya seseorang atas harta warisan di bandingkan dengan yang lain. Keutamaanya dapat di sebabkan oleh jarak yang lebih dekat kepada pewaris di bandingkan dengan yang lain,seperti anak lebih dekat dengan cucu dan oleh karenanya lebih utama dari cucu dalam arti selama anak masih ada, cucu belum berhak memperoleh kewarisan. Keutamaan itu dapat pulsa disebabkan oleh kuatnya hubungan kekeluargaan seperti saudara kandung lebih kuat hubunganya di bandingkan dengan saudara seayah atau seibu saja, karena hubungan saudara kandung melalui dua jalur yakni ibu dan ayah, sedangkan yang seayah atau seibu hanya melalui satu jalur ayah atau ibu.

Adanya perbedaan dalam tingkat kekerabatan itu di akui oleh Allah dalam firmanNya yang artinya:Orang-orang yang mempunyai hubungan kerabat itu sebagian lebih berhak terhadap sesamanya di dalam kitab Allah. QS.Al-Anfal:75.Dalam hukum islam keutamaan itu lebih banyak di tentukan oleh jarak hubungan antara seseorang dengan pewaris di bandingkan dengan yang lain di bandingkan dengan garis hubungan kekerabatan. Oleh karena itu anak dalam garis keturunan kebawah tidak lebih utama dengan ayah dalam garis hubungan ke atas  karena keduanya mempunyai jarak hubungan yang sama  sebagaimana di jelaskan oleh firman Allah dalam surat An-Nissa ayat 11.

adanya keutamaan dalam hubungan kekerabatan berpengaruh terhadap keutamaan dalam hak menerima warisan dengan arti ahli waris yang lebih dekat lebih berhak mendapatkan warisan bila di bandingkan dengan kerabat yang lebih jauh derajat kekerabatanya. Seseorang yang hubungan kekerabatanya lebih jauh baru menerima hak bila yang lebih dekat sudah tidak ada.

 Baca juga Artikel Tentang:
Prinsip keutamaan dalam kewarisan terlihat dalam firman Allah pada surat An-Nissa ayat 12 dan ayat 176 yang menjelaskan bahwa saudara baru berhak menerima warisan bila pewaris tidak memiliki keturunan dan orang tua. Jika anak atau ayah masih ada saudara tidak berhak menerima warisan. Hal ini mengandung arti bahwa anak menutup saudara dalam hal hak kewarisan. Adanya keutamaan dalam menerima warisan menyebabkan adanya pihak dari keluarga yang tertutup.Dengan demikian dalam hukum kewarisan islam sebagai kelanjutan dari keutamaan ada lembaga hijab.

Secara bahasa hijab artinya menutup atau maenghalangi, dalam istilah hukum islam berarti terhalangnya seseorang yang berhak menjadi ahli waris di sebabkan adanya ahli waris lain yang lebih utama dari padanya.dengan memerhatikan istilah hijab tersebut di atas maka jelas terlihat adanya perbedaan dengan terhalang yang di jelaskan sebelumnya, walaupun keduanya sama-sama tidak berhak menerima warisan . Tidak berhaknya orang terhalang menerima warisan karena hukum memang menetapkan demikian , artinya secara hukumia tidak berhak menerima warisan. Sedangkan tidak berhaknya orang yang terhijab menerima warisan adalah karena ada yang lebih utama menerima dari padanya meskipun haknya tidak di tiadakan oleh hukum atau tidak ada ketentuan yang meniadakan haknya tersebut.

Perbedaan selanjutnya terlihat dari segi kedudukanya. Seseorang yang terhalak dari hak kewarisan di anggap sudah tidak ada  dengan sendirinya tidak mempengaruhi ahli waris yang lain. umpamanya ahli warisnya adalah anak laki-lakinya yang berbeda agama, ibu, dan saudara. Dalam susunan ahli waris seperti ini  yang berhak menerima warisan adalah ibu dan saudaranya. Saudara tidak terhijab oleh anak laki-laki meskipun kedudukanya lebih utama, karena ia tidak di anggap ada dalam kerabat. Seandainya ia muslim sebagaimana pewaris saudara tidak mendapat apa-apa karena terhijab oleh anak laki-laki.

Baca Juga Artikel Tentang
                           Hadits Tentang Anjuran Menikah Muda

Ahli waris yang terhijab tetap di anggap ada sekalipun ia tidak berhak menerima apa-apa. Walaupun ia tidak mendapatkan warisan namun ia mempengaruhi pembagian ahli waris yang lainnya. Umpamanya  ahli waris adalah ayah, ibu, dan tiga orang saudara, tiga orang saudara tidak berhak menerima apa-apa karena terhijab oleh ayah. Meskipun begitu ia mengurangi hak ibu menjadi seperenam.

Saya Adalah Hamba Allah yang senantiasa berlindung kepada Allah menjahui segala laranganya dan menjalankan segala perintahnya.


EmoticonEmoticon