Saturday, February 11, 2017

Ringkasan Inti Dari Zakat

  A.Pengertian Zakat.Zakat adalah adalah jumlah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh orang yang beragama Islam dan diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya (fakir miskin dan sebagainya) menurut ketentuan yang telah ditetapkan oleh syara’.Zakat adalah rukun Islam yang ke-tiga.yaitu rukun islam yang wajib di tunaikan, dan setelah syahadat sholat kemudian zakat, dan zakat ini sebenarnya ada dua dan memiliki pengertian yang berbeda.

    B.     Hukum Zakat
Zakat adalah rukun Islam yang ke-tiga dari lima rukun Islam yang ada dan menjadi unsur pokok tegaknya syari’at Islam. Oleh sebab itu hukum zakat adalah wajib (fardhu) atas          setiap muslim yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu. Zakat termasuk dalam kategori ibadah seperti shalat, haji, dan puasa yang telah diatur secararinci berdasarkan Alquran dan Sunah. Zakat juga merupakan sebuah kegiatan sosial kemasyarakatan dan kemanusiaan yang dapat berkembang sesuai dengan perkembangan umat manusia dimana pun.


   
 C.     Jenis Zakat
Zakat dibagi menjadi dua macam, yaitu :
1.      Zakat Fitrah
Yaitu zakat yang wajib dikeluarkan muslim menjelang Idul Fitri pada bulan suci Ramadhan. Besar zakat ini setara dengan 3,5 liter (2,7 kilogram) makanan pokok yang ada didaerah yang bersangkutan.
2.      Zakat Maal (Harta)
Yaitu zakat yang dikeluarkan muslim yang mencakup hasil perniagaan, pertanian, pertambangan, hasil laut, hasil ternak, harta temuan, emas, dan perak. Masing-masing jenis memiliki perhitungannya sendiri-sendiri.

    D.    Hak Zakat
·         Yang berhak menerima zakat :
Ada delapan pihak yang berhak menerima zakat, tertera dalam surah at-Taubah ayat 60, yakni :
1.      Fakir          : Mereka yang hampir tidak memiliki apa-apa sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok hidup.
2.      Miskin       : Mereka yang memiliki harta namun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar untuk hidup.
3.      Amil          : Mereka yang mengumpulkan dan membagikan zakat.
4.      Muallaf      : Mereka yang baru masuk Islam dan membutuhkan bantuan untuk menyesuaikan diri dengan keadaan barunya.
5.      Hamba Sahaya      : Budak yang ingin memerdekakan dirinya.
6.      Gharim      : Mereka yang berhutang untuk kebutuhan yang halal dan tidak sanggup untuk memenuhinya.
7.      Fisabilillah : Mereka yang berjuang di jalan Allah (misal: dakwah, perang dsb).
8.      Ibnu Sabil  : Mereka yang kehabisan biaya di tengah perjalanan.

·         Yang tidak berhak menerima zakat :
1.      Orang kaya dan orang yang masih memiliki tenaga.
2.      Hamba sahaya yang masih mendapat nafkah atau tanggungan dari orang tuanya.
3.      Keturunan Rasulullah (ahlul bait).
4.      Orang yang dalam tanggungan orang yang berzakat, misal anak dan istri.

    E.     Faedah Zakat
·         Faedah Agama (Diniyyah)
1.      Dengan berzakat berarti telah menjalankan salah satu dari Rukun Islam yang mengantarkan seorang hamba kepada kebahagiaan dan keselamatan dunia dan akhirat.
2.      Merupakan sarana bagi hamba untuk taqarrub (mendekatkan diri) kepada Rabb-nya. Akan menambah keimanan karena keberadaannya yang memuat beberapa macam ketaatan.
3.      Pembayar zakat akan mendapatkan pahala besar yang berlipat ganda, sebagaimana firman Allah, yang artinya: "Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah" (QS: Al Baqarah: 276).
4.      Zakat merupakan sarana penghapus dosa.
·         Faedah Akhlak (Khuluqiyyah)
1.      Menanamkan sifat kemuliaan, rasa toleran dan kelapangan dada kepada pribadi pembayar zakat.
2.      Pembayar zakat biasanya identik dengan sifat rahmah (belas kasih) dan lembut kepada saudaranya yang tidak punya.
3.      Merupakan realita bahwa menyumbangkan sesuatu yang bermanfaat baik berupa harta maupun raga bagi kaum Muslimin akan melapangkan dada dan meluaskan jiwa.
4.      Didalam zakat terdapat penyucian terhadap akhlak
5.      Menjadi tangan diatas lebih baik dari pada tangan dibawah.

·         Faedah Kesosialan (Ijtimaiyyah)
1.      Zakat merupakan sarana untuk membantu dalam memenuhi hajat hidup para fakir miskin yang merupakan kelompok mayoritas sebagian besar negara di dunia.
2.      Memberikan dukungan kekuatan bagi kaum Muslimin dan mengangkat eksistensi mereka.
3.      Zakat bisa mengurangi kecemburuan sosial yang ada didalam dada fakir miskin.
4.      Zakat akan memacu pertumbuhan ekonomi pelakunya dan yang jelas berkahnya akan melimpah.

    F .      Zakat dalam Al-Qur’an 
                                                  QS (2:43) (“Dan dirikanlah shalat, tunaikan zakat dan ruku’lah berserta orang-orang yang     ruku’ QS (9:35) (Pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka jahannam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan pggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: "Inila“ harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat) apa yang kamu simpan itu
         Baca Juga Makalah tentang:
             Makalah Hadits Al-Ahruf As-Shabah

Saya Adalah Hamba Allah yang senantiasa berlindung kepada Allah menjahui segala laranganya dan menjalankan segala perintahnya.


EmoticonEmoticon